UNITED EQUIPMENT INDONESIA DIDATANGI SATPOL PP

Kasi Opsdal dan Penyidik Satpol PP saat ditemui manager cabang United Equipment Indonesia cabang Banjarmasin di Banjarbaru.

Kasi Opsdal dan Penyidik Satpol PP saat ditemui manager cabang United Equipment Indonesia cabang Banjarmasin di Banjarbaru.

UNITED EQUIPMENT INDONESIA DIDATANGI SATPOL PP

BANJARBARU Salah satu anak cabang dari perusahaan yang bergerak di bidang alat berat didatangi petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru. Pasalnya, menurut laporan dari pihak Kelurahan Landasan ulin Tengah, United Equipment Indonesia cabang Banjarmasin di Kota Banjarbaru ini masih belum mengantongi surat perijinan sejak beroperasi di Kota Banjarbaru. Rabu, 1/6/2016 pukul pagi.

” Silakan berinvestasi di Kota Banjarbaru. semua hal terkait administrasi dan perjinan lainya serta pajak tentulah harus menjadi perhatian bagi semua perusahan. Berinvenstasi sekaligus turut membangun Kota Banjarbaru ” tegas Kasatpol PP H. Masjudin Noor, S.Sos, M.AP di ruang kerjanya.

Dijelaskanya, di Kota Banjarbaru sendiri memang sangat terbuka untuk semua investor yang ingin berinvestasi. Namun, ada aturan yang harus diketahui dan ditaati. Dengan adanya saling kordinasi seperti inilah, semua pihak, terutama para investor dapat turut serta memberikan sumbangsih terhadap pembangunan di Kota Banjarbaru.

Saat ditemui petugas Satpol PP di Kantor Cabangnya di Jalan Ahmad Yani KM, 22, 600 Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Suhermansyah ( manager cabang ) menyampaikan terkait permasalah perijinan semua menjadi kewenangan dari pusat di Jakarta.

” Kita akan koordinasikan dengan pihak pusat, terkait perijinan yang dipertanyakan dari pihak kelurahan melalui Satpol PP” ujarnya.

Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Fitryadi didampingi Aries ( penyidik ) mengatakan kedatangan petugas Satpol PP Kota Banjarbaru sebagai bentuk tindak lanjut atas laporan dari pihak kelurahan. Kedatangan petugas Satpol PP ke United Equipment Indonesia ini langsung ditemui manager cabang. Sementara, dalam waktu pihak perusahaan akan segera menyelesaikan terkait permasalah tersebut. |[email protected]

TANGANI TUNA WISMA , SATPOL PP DIDAMPINGI KEPALA DINAS SOSIAL

SUASANA DILAPANGAN SAAT MENGEVAKUASI TUNA WISMA DI KAWASAN JALAN INTAN SARI KELURAHAN SUNGAI BESAR KOTA BANJARBARU

SUASANA DILAPANGAN SAAT MENGEVAKUASI TUNA WISMA DI KAWASAN JALAN INTAN SARI KELURAHAN SUNGAI BESAR KOTA BANJARBARU

TANGANI TUNA WISMA , SATPOL PP DIDAMPINGI KEPALA DINAS SOSIAL

Puluhan warga Intan Sari, Kelurahan Sungai Besar sontak ramai. Pasalnya, petugas Satpol PP yang menerima laporan dari Dinas Sosial Kota Banjarbaru adanya seorang tuna wisma yang perlu penanganan serius di Jalan Intan Sari, Kelurahan Sungai Besar. Selasa, 31/5/2016 pukul 11. 25 pagi. Selain aparat Satpol PP, tampak Kepala Dinas Sosial Kota Banjarbaru Drs. Hilman, MM dan aparat kepolisian dan kelurahan setempat turut serta.

Diserahkan ke Panti Sosial Tuna Werdha Provinsi Kalsel, langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan ujar Kepala Dinas Sosial Drs. Hilman, MM.

Dijelaskannya, ini adalah bentuk kerjasama pemerintah kota Banjarbaru dengan Provinsi Kalsel. Semua yang kita bawa kesini harus menddapatkan penanganan medis terlebih dahulu.

Kasatpol PP Kota Banjarbaru H. Masjudin Noor, S.Sos, M.AP melalui Kasi Opsdal Fitryadi mengatakan tindakan tersebut sesuai dengan laporan yang kita terima dari pihak Dinas Sosial, setelah mendapatkan laporan dari pihak kelurahan setempat. Ia mengatakan pelayanan kepada masyarakat seperti inilah kedepan dapat dilakukan terus. Seluruh SKPD dan pihak terkait dapat bersinergi guna menjadikan Kota Banjarbaru yang memiliki pelayanan yang berkarakter.

Sesuai Visi Misi, Banjarbaru berkarakter. Semoga kedepan, semua pihak dapat bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tambahnya.

TERGELETAK, PRIA TUA DIAMANKAN SATPOL PP

pria tua dan becak miliknya .

pria tua dan becak miliknya .

TERGELETAK, PRIA TUA DIAMANKAN SATPOL PP

BANJARBARU Petugas Satpol PP Kota Banjarbaru menerima laporan warga masyarakat terkait ditemukannya seorang pria tua, tanpa identitas. Pria tua disinyalir berprofesi sebagai seorang tukang becak. Saat ditemukan di Taman Van Der Pijl, samping pangkalan Ojek dalam keadaan lemah dan tergeletak. Selasa, 31 Mei 2016.

Tidak ada identitas, Mr. X. Diharap apabila ada anggota warga yang mengenali, saat ini masih berada di ruang IGD RSUD Kota Banjarbaru ujar Muhammad Rusli.

Ditambahkannya, Penyidik Satpol PP ini menceritakan kronologi kejadian tersebut karena adanya kelompok ojek yang berada di sekitar taman Van Der Pijl menemukan seseorang dalam keadaan tergeletak. Demi keselematan, pria langsung kita bawa ke Dinas Sosial. Selanjutnya, diperiksa kesehatannya di ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah Kota Banjarbaru. Adminsatpolpp|2016.

WARGA GUNTUNG PAIKAT DUKUNG SATPOL PP AMANKAN ANAK PUNK

ANAK PUNK DIAMANKAN PETUGAS SAAT BERUSAHA KABUR DAN SEMBUNYI DI SALAH SATU RUMAH KOSONG DI KELURAHAN GUNTUNG PAIKAT

KABUR – ANAK PUNK DIAMANKAN PETUGAS SAAT BERUSAHA KABUR DAN SEMBUNYI DI SALAH SATU RUMAH KOSONG DI KELURAHAN GUNTUNG PAIKAT

WARGA GUNTUNG PAIKAT DUKUNG SATPOL PP AMANKAN ANAK PUNK

BANJARBARU – Warga sekitar Fasilitas umum ( fasum ) Kelurahan Guntung Paikat berteriak memberi semangat kepada petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru. Pasalnya, beberapa anak Punk yang biasa mangkal kedapatan sedang mabuk dan kerap membuat resah warga sekitar. Petugas yang sempat kejar kejaran hingga menyisir area guntung akhirnya behasil mengamankan empat anak Punk. Senin, 30/5/2016 sekira pukul 12.57 Wita.

Kita amankan. Saat pengejaran, mereka sempat mengacungkan jari tengah kepada petugas Satpol PP. Mendengar warga memberi semangat, empat berhasil kita amankan ungkap Aris Juliono Penyidik Satpol PP Kota Banjarbaru.

Dijelaskannya, di lapangan petugas juga menemukan tulisanyang melecehkan Satpol PP. Beberapa bekas lem Fox, Minuman oplosan masih terlihat disekitar TKP. Kondisi fisik juga dalam keadaan sempoyongan saat diamankan. Usai di bawa ke kantor Satpol PP, keempatnya langsung diberi surat pernyataan untuk tidak mengulang perilaku yang sama. Petugas pun kembali membawa mereka ke TKP untuk membersihkan tulisan pelecehan terhadap Satpol PP dan sampah bekas akitivitas mereka. | adminsatpolpp@2016.

BUKA 24 JAM TANPA IJIN, ALFAMART DAN INDOMARET AKAN DITINDAK

Salah satu karyawan saat dimintai penjelasan terkait surat perijinan jam operasional 24 Jam oleh Petugas Satpol PP Kota Banjarbaru

ARAHAN – Petugas Satpol PP memberikan arahan kepada salah satu karyawan toko modern di Kota Banjarbaru.

BUKA 24 JAM TANPA IJIN, ALFAMART DAN INDOMARET AKAN DITINDAK

BANJARBARU Tak dapat memperlihatkan surat ijin resmi dari Pemerintah Kota Banjarbaru untuk membuka 24 jam Toko Modern, Alfamart dan Indomaret disambangi petugas Satpol PP dan diminta tidak lagi beroperasi melebihi batas waktu yang ditentukan hingga pukul 22.00 Wita selama belum mengantongi ijin tersebut. Kamis, 27/5/2016 pukul 23.25 Wita.

Kasatpol PP Ha Masjudin Noor, S.Sos, M. AP melalui penyidiknya Muhammad Rusli menyampaikan beberapa Toko Modern sepeerti Alfamart dan Indomaret kita minta untuk mematuhi jam operasionalnya hingga pukul 22.00 wita. Menurutnya, hingga saat ini mereka masih belum mengantongi surat ijin resmi dari Pemerintah Kota Banjarbaru ( ijin Walikota ) untuk dapat beroperasi 24 jam.

Beberapa titik kita datangi, manager area akan kita panggil ke Kantor Satpol PP Senin, 30 Mei 2016 ini ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh dua penyidik lainnya. Aris dan Yanto Hidayat menambahkan Toko Modern yang menjadi temuan di lapangan tampak beroperasi melebihi batas waktu yang telah ditentukan sesuai peraturan. Malahan ada stiker terpasang buka mulai pukul 08.00 wita hingga pukul 22.00 wita. Tetapi mereka tetap saja buka.

Aturan yang mereka buat sendiri saja dilanggar, apalagi aturan dari orang lain. Intinya, apabila mereka tetap bersikeras beroperasi melebihi jamnya tanpa mengantongi surat ijin resmi, kita akan beri tindakan lebih lanjut. Tegas Aris.

Ditambahkan Yanto Hidayat, terkait jam operasional toko modern di Wilayah Kota Banjarbaru. Dari tahun 2015 lalu, memang ada rapat antara pihak Alfamart dan pemerintah yang dihadiri oleh Satpol PP, BP2T & PM, Disperindagtamben beberapa Kecamatan dan Kelurahan. Namun, rapat tersebut terkait pengajuan permohonan buka 24 jam. Hingga saat ini pun, surat perijinan tersebut masih belum dikeluarkan oleh pemerintah secara resmi. Jadi, mereka hanya memiliki berkas – berkas bukti hasil pertemuan dan rekomendasi saja, itupun masih menunggu proses telaahan staf dan persetujuan Walikota. Hingga tahun 2016 ini, surat tersebut masih belum dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru. Dari penelusuran tim website, ternyata beberapa karyawan Toko Modern memang sudah terjadwal untuk bekerja pada malam hari hingga pagi. Sedangkan untuk jumlah karyawan yang bertugas, rata- rata toko modern menugaskan dua orang karyawan, bahkan ada yang hanya satu orang karyawan saja.. | adminsatpolpp@2016.

Pembatuan, Fasum, Taman Kota jadi prioritas operasi Satpol

Petugas berada di eks lokalisasi Pembatuan

Petugas berada di eks lokalisasi Pembatuan

Pembatuan, Fasum, Taman Kota jadi prioritas operasi Satpol

Aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru melakukan patroli lingkungan di beberapa titik rawan di Kota banjarbaru, Sabtu, (14/5/2016) pukul 21.00 Wita. Kegiatan rutin ini sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota dalam mencegah praktek prostusi, kenakalan remaja, penyalahgunaan Napza.

Kasatpol PP Kota Banjarbaru H. Masjudi Noor, S.Sos, M. AP menyampaikan kegiatan ini merupakan program rutin. Sesuai dengan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota yang baru, diharapkan tidak ada lagi praktek prostitusi. Apalagi menurut informasi, disana sudah ada yang positif terkena virus HIV AIDS. Ditambahkanya, patroli tidak hanya dipembatuan saja, tapi ke beberapa lokasi di sejumlah kecamatan di Kota Banjarbaru.

Pembatuan, Fasilitas Umum, Taman Kota dan Beberapa titik rawan. Bahkan sampai ke Cempaka ujar nya.

Dua jam di Pembatuan, aparat Satpol PP langsung meluncur ke kawasan seputaran Guntung Manggis, Stadion Mini, Taman Gembira, dan ke Kecamatan Cempaka. Di lapangan, petugas hanya menemukan beberapa kegiatan masyarakat dan sejumlah anak muda yang kumpul kumpul. | adminsatpolpp@2016.

SATPOL PP DAN BP2T&PM DATANGI PENGUSAHA YANG MENUNGGAK PAJAK

Petugas Satpol PP dan BP2T saat mendatangi salah satu deealer motor di Jalan Ahmad yani Kota Banjarbaru

Petugas Satpol PP dan BP2T saat mendatangi salah satu dealer motor di Jalan Ahmad yani Kota Banjarbaru

SATPOL PP DAN BP2T&PM DATANGI PENGUSAHA YANG MENUNGGAK PAJAK

Satuan Polisi Pamong Praja, Rabu, 11 Mei 2016 pukul 09.45 pagi menindaklanjuti daftar beberapa pengusaha yang masih menunggakdan habis masa ijin pemasangan reklame di Kota Banjarbaru. Bersama beberapa petugas dari BP2T&PM, Satpol PP yang dipimpin oleh Penyidiknya Yanto Hidayat, SE.

Berdasarkan surat BP2T&PM, perihal penyerahan data reklame tidak berijin dan atau habis masa ijin hasil tindak lanjut temuan BPK tahun 2014 lalu. Dari data keseluruhan, untuk di jalan Ahmad Yani ada 76 titik, Jalan A. Yani arah ke Martapura 3 titik, Jalan Karang Anyar ada 9 titik, Kebun karet 21 titik dan di Jalan Sukarelawan ada 1 titik.

Hari ini kita baru selesaikan 17 titik. Reklame beragam, terdiri tiang dan tempel. Pengusaha diberi waktu untuk membayar dan melepas jika tidak diperpanjang tegasnya.

Dari beberapa titik usaha yang ditemukan tertunggak diantaranya seperti Dealer Honda Sumber Jaya Borneo menyatakan siap membayar dan melepas. Bright Wash ( cuci mobil ) dibawah manajemen Safwah diminta untuk datang ke Kantor Satpol PP pada hari Jumat tanggal 13 May 2016 untuk dimintai keterangan terkait ijin reklame | adminsatpolpp@2016.

POHON KOTA MALAH DIJADIKAN TIANG LISTRIK

Pohon kota yang dijadikan tiang listrik di Jalan Pangeran Suriansyah

Pohon kota yang dijadikan tiang listrik di Jalan Pangeran Suriansyah

POHON KOTA MALAH DIJADIKAN TIANG LISTRIK

Aneh – aneh saja perilaku manusia saat ini. Pohon rindang yang diharapkan sebagai peredam polusi dan membuat sejuk udara di Kota Banjarbaru malah di bikin tiang listrik oleh beberapa orang yang tidak perduli terhadap lingkungan di sekitar jalan Pangeran Suriansyah. Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru yang mendapat laporan adanya pemasangan colokan listrik di beberapa pohon di jalan tersebut langsung mendatangi lokasi. Temuan petugas di lapangan, setidaknya ada tiga pohon yang batangnya dipaku colokan listrik.

Menurut penuturuan salah satu penyidik Satpol PP Yanto Hidayat, Se mengatakan bahwa pihaknya telah menerima pengakuan dari salah seorang pengurus pedagang kaki lima bernama Sabarudin yang bersedia memindahkan colokan listrik dengan membuat tiang sendiri untuk keperluan PKL yang berjualan pada malam hari di sepanjang jalan Pangeran Suriansyah. Yanto menjelaskan, temuan ini termasuk sebuah pelanggaran Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat pada BAB IV tentang Tertib Fasilitas Umum dan Jalur Hijau, pada Pasal 11 Huruf b yang berbunyi ” Setiap orang atau badang dilarang melakukan perbuatan atau tindakan dengan alasan apapun yang dapat merusak pagar, jalur hijau, atau tanaman, beserta kelengkapannya.

” Salah seorang pengurus PKL sudah kita temui, mereka akan segera melepas dan membuat tiang sendiri secepatnya ” ujarnya menjelaskan.

Dari beberapa pantauan petugas di lapangan, ada beberap pohon yang terlihat dipasang aliran listrik dengan cara di paku pada bagian batang. Diantaranya, di depan Pos SMK Telkom, depan Gerbang Masuk Dinas Perhubungan dan Depan Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Selatan. adminsatpolpp@2016.

UJIAN AKHIR NASIONAL , PELAJAR DIMINTA JANGAN KELUYURAN

Wakil Walikota saat meninjau UAN

Wakil Walikota saat meninjau UAN

UJIAN AKHIR NASIONAL , PELAJAR DIMINTA JANGAN KELUYURAN

Senin, 09 Mei 2016 Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru melaksanakan tugas mengamankan Wakil Walikota Darmawan Jaya Setiawan yang melakukan peninjauan terkait pelaksanaan Ujian Akhir Nasional dibeberapa sekolah menegah di Kota Banjarbaru. Sekolah yang dikunjungi langsung oleh Wakil Walikota diantaranya SMPN 8 , SMPN 3 dan SMPN 1.

Kasatpol PP H. Masjudin Noor melalui Kasi Ops menyampaikan kepada seluruh pelajar yang melaksanakan agar kepada benar benar serius melaksanakan UAN, sehingga mendapatkan hasil yang baik. Selama pelaksaan UAN, diharapkan pelajar dapat menahan diri untuk tidak keluyuran pada malam hari dan lebih konsentrasi pada mata pelajaran yang diujikan. Disampaikan, di SMPN 1 Pemerintah pusat dan Provinsi bersama Pemerintah Kota Banjarbaru langsung meninjau pelaksaan UAN. Situasi dan kondisi di lapangan berjalan cukup tenang, tidak ada hal hal yang dapat menganggu pelaksanaan UAN.

Selama UAN, Pelajar jangan keluyuran dan tetap fokus mempersiapkan diri ujar Fitryadi Kasi Opsdal Satpol PP Kota Banjarbaru.

adminsatpolpp@2016.