WARGA LANDASAN ULIN BERSAMA WALIKOTA DEKLARASIKAN PEMBERATASAN PROSTITUSI

Walikota Banjarbaru H. Nadjmi Adhani saat menandatangi deklarasi pemberantasan prostitusi di Kota Banjarbaru bersama warga kecamatan Landasan Ulin

Walikota Banjarbaru H. Nadjmi Adhani saat menandatangi deklarasi pemberantasan prostitusi di Kota Banjarbaru bersama warga kecamatan Landasan Ulin

WARGA LANDASAN ULIN BERSAMA WALIKOTA DEKLARASIKAN PEMBERATASAN PROSTITUSI

BANJARBARU – Walikota Banjarbaru H. Nadjmi Adhani meminta dukungan penuh dari warga masyarakat untuk bersama – sama memerangi praktik prostitusi di Kota Banjarbaru.   Ditegaskanya, Langkah ini adalah awal dari penegakan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2012 tentang Pemberantasan Pelacuran.    Seminggu yang lalu sudah diawali dengan pemasangan baliho, pamplet dan penempelan stiker di Pembatuan.   Ia juga meminta dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat dan semua pihak.   Karena prostitusi bukan hanya di Kecamatan, tapi ada dibeberapa kecamatan lainnya di Kota Banjarbaru.

“ Deklarasi larangan prostitusi di seluruh Kota Banjarbaru, tuntutan masyarkat bukan hanya didengar dan ditampung tapi kami laksanakan “ tegasnya.

Walikota juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk memberikan dukungan dengan cara menandatangani di tiga buah spanduk dengan berisi dukungan terhadap penolakan atau penutupan praktik prostitusi terseulubung dan tidak di Kota Banjarbaru.   Bukti ini akan dibawa ke Kementrian pusat sebagai bukti bahwa ini bukan keinginan pemerintah saja namun juga tekada bulat dari keinginan warga.

“ Hari ini kita canangkan dukungan masyarakat, termasuk dari DPRD Kota Banjarbaru.   Penting untuk dokumentasi selanjutnya dan disampaikan ke Kementrian Sosial “ ucapnya.

Langkah Pemerintah Kota Banjarbaru saat ini terkait pemberantasan praktik prostitusi di Kota Banjarbaru sudah mulai digencarkan.   Di awali dengan penempelan stiker dan pamplet diseluruh rumah  serta pemasangan spanduk berukuran besar di kawasan Pembatuan Kecamatan landasan Ulin.    Pemerintah sendiri pun sudah melakukan pemantauan beberapa titik yang telah terindikasi sebagai tempat praktik prostitusi terselubung.     Masyarakat Kecamatan Landasan Ulin pun sudah secara resmi mendeklarasikan penolakan terhadap praktik prostitusi.      Dalam waktu dekat pemerintah akan resmi mendeklarasikan pemberantasan pada tingkat Kota ( seluruh Kota Banjarbaru ).     Langkah – langkah sudah disusun baik terhadap pasca sterilisasi dan tindaklanjut untuk pengembangan wilayah Pembatuan sebagaikawasan perkantoran.  Dalam deklarasi tersebut turut menandatangani sebagai bentuk dukungan seperti Danlanud Syamsudin Noor,  Kasat Brimob, Wakil Ketua MUI Kota Banjarbaru, Ketua MUI Landasan Ulin, Ketua PKK, DPRD Kota Banjarbaru, LPM Landasan Ulin, Tokoh agama, Tokoh Masyarakat,  BPMP, Camat Landasan Ulin, Lurah,  Ketua Forum RT/ RW Landasan Ulin, Pramuka, Lembaga Sosial, Pelajar, masyarakat landasan ulin dan seluruh dinas terkait.  /red*adminsatpolpp@2016

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *