SATU RT, SATU ANGGOTA LINMAS

LINMAS

Wakil Walikota Darmawan Jaya Setiawan membuka secara resmi Sosialisasi Kebutuhan Linmas di tingkat RT di Kota Banjarbaru.

SATU RT, SATU ANGGOTA LINMAS

BANJARBARU – Penempatan satu Linmas di satu RT adalah urusan wajib, karena sesuai dengan acuan yang diterbitkan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yaitu PERMEDAGRI NOMOR 69 TAHUN 2012 Tentang Standar Pelayanan Minimal bidang Pemerintahan Dalam Negeri di Kabupaten / Kota. Setidaknya di Kota Banjarbaru penempatan satu personil Linmas di Satu RT dapat menjadi perhatian serius dan terealisasi dalam waktu yang tidak terlalu lama ujar Kasi Linmas Ishak, S. Sos mewakilli Kabid Linmas Drs. A. Mardhani di ruang kerjanya.

Ia memaparkan, program penempatan ini sudah disosialisasikan. Perwakilan warga, RT, Tokoh Masyarkat, SKPD, Kepolisian dan TNI duduk bersama di Aula Linggangan, Selasa, 25/5/2016 pagi. Memang, kendala yang dihadapi dari beberapa warga berada pada besaran anggaan dan masih minimnya dana yang diberikan kepada mereka saat bertugas menjadi personil Linmas. Jika mengacu pada PERMENDARGRI NOMOR 62 TAHUN 2012, seharusnya Kota Banjarbaru dapat menempatkan satu personil pada setiap RT.

” Acuannya PERMENDAGRI, karena penempatan Linmas di RT merupakan urusan wajib” ungkapnya.

Ishak pun berharap, semoga sosialisasi ini dapat angin segar, setidaknya menjadi prioritas. Dengan adanya penempatan satu personil linmas di setiap RT dapat membantu dalam pelayanan kepada masyarakat dan dalam menyelenggarakan pemerintahan yang lebih tertib dari tingkat paling mendasar.

” Semoga dapat terealisasi, dalam waktu yang tidak terlalu lama ” harapnya.

Acara Sosialisasi Kebutuhan Satlinmas di tingkat RT di Kota Banjarbaru dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Darmawan Jaya Setiawan. Kabid Linmas A. Mardhani bertindak selaku narasumber. Dari beberapa pertanyaan dan pernyataan yang dilontarkan peserta, persoalan anggaran dan minimnya dana isentif dan status mereka masih belum ada kejelasan. Peserta berharap dana dikisaran Rp. 100.000 perbulan. Sedangkan saat ini, dana hanya Rp. 30.000 perkegiatan. Padahal, apabila program ini terealisasi, merekalah yang menjadi ujung tombak di masyarkat, khususnya di tingkat RT masing masing. Peranan linmas sendiri nantinya akan membantu tugas dari Satpol PP, Kepolisian dan TNI serta Masyarkat dalam urusan ketertiban, kemananan dan kegiatan sosial keagamaan di tingkat RT. Saat ini, Kota Banjarbaru hanya memiliki personil linmas sebanyak 20 orang saja ( aktif). Sedangkan, jika dihitung dari rasionya, setidaknya memerlukan personil dikisaran 500 orang untuk penempatan di setiap RT di Kota Banjarbaru. |adminsatpolpp@2016.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *