Sedikit Panas, Satpol PP Beri Waktu Satu Minggu

Sedikit Panas, Satpol PP Beri Waktu Satu Minggu

PAMONGPRAJA – Kasatpol PP, Kadis Kebersihan dan Pertamanan bersama puluhan anggota Satpol PP lakukan penertiban di kawasasan Jalan Lingkar Utara, Selasa ( 05/12/2016) pukul 09.30 Wita.   Penertiban berdasar pada Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru H. Masjudin Noor, S.Sos, M.AP menyampaikan sebagai aparat penegak peraturan daerah, Satpol PP harus profesional, Tugas,Pokok dan Fungsi kami selalu berhadapan langsung dengan masyarakat.   Akan tetapi, aturan memang harus ditegakkan, sebelum bangunan liar dan kumuh semakin banyak, lebih baik ditertibkan lebih awal.

“ Yang bersangkutan sudah kita berikan teguran dan pendekatan secara persuasif, jika tidak diindahkan, terpaksa kita tindak tegas, kami akan bongkar bangunan tersebut”. Tegas Kasatpol PP.

Ditambahkan Heru Suseno, SE selaku PPNS, ada beberapa pelanggaran terjadi, diantaranya Peraturan daerah Nomor 6 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.   “ Pelanggaran sudah jelas, kita beri waktu sampai tanggal 12 Januari 2016, jika tidak dibongkar, kita yang bongkar”. Tambahnya.

Penertiban dilakukan sekitar pukul 09.30 Wita, Kasatpol PP bersama Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota langsung memimpin ke lapangan.   Bangunan liar yang didirikan oleh pemulung di pinggir jalan Lingkar Utara.   Tak hanya kumuh, bau tak sedap juga tercium akibat kandang ayam pemulung.   Usai memberikan teguran dan penjelasan, penertiban bergeser, seorang pedagang es tebu diberikan teguran. Situasi sempat memanas, pedagang tak mau ditertibkan, malah menggerutu dan sedikit menantang  kepada anggota. Kasatpol PP langsung mengambil sikap, situasi pun segera dapat dikendalikan.

Pemulung dan pedagang diberi waktu untuk membongkar bangunan liar sendiri hingga tanggal 12 januari 2016, Satpol PP dan Dinas Kebersihan siap membongkar dan membersihkan serta menyita barang bukti apabila yang bersangkutan tidak membongkar bangunan yang melanggar paraturan daerah tersebut.  @2016

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *