OPERASI GABUNGAN MENDAPATI 1613 BOTOL MIRAS.

1613 miras berbagai merk diamankan petugas


Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru Sabtu 01 September 2018 jam 21.00wita. Melaksanakan Operasi gabungan TNI dan Polri di jalan kenanga, sebelumnya kosong tidak ada aktifitas, kemudian bergerak ke warung LIK liang anggang tidak menemukan pelanggaran.

Inisiatif sekretaris kemudian bergerak kembali ke Eks Lokalisasi Pembatuan ada yang mencurigakan dari salah satu rumah anggota bergerak ke rumah tersebut dibuka rumah tersebut dilakukan penggeledahan ditemukan Minuman berbagai jenis ada 1613 botol (Guines, anggur merah, Asoka, Vodka, wisky, Jack Daniel, Red label, Black label, new port, Malaga, drum, Bir Angker, Stoch) selanjutnya tersangka masih di dalami untuk dimintai keterangan.

Pada Selasa, 04 September 2018 berlanjut kepersidangan dengan membawa penjual atau pemilik warung tersebut.Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Banjarbaru tersebut berlangsung pada pukul 14.00 WITA dengan membawa penjual minuman an.S.

Tidak hanya miras, tim gabungan juga membawa an.T yang mengaku bekerja sebagai PSK di eks lokalisasi tersebut yang juga diamankan dalam satu kontrakan bersama temuan miras.T mengaku terpaksa bekerja di eks lokalisasi tersebut karena sembari mencari suaminya yang hilang.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Banjarbaru, Ahmad Rifani menjelaskan, mengenai hukum yang diterima oleh kedua wanita dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring).

“Putusan sidang prostitusi, Perda nomor 6 tahun 2002 pidana kurungan 2 bulan dengan masa percobaan 6 bulan, atau tidak perlu dijalani selama proses 6 bulan tersebut tidak boleh melakukan tindak pidana,” ucapnya.

Kemudian, lanjutnya, putusan sidang miras tentang Perda no 5 tentang larangan minuman beralkohol menjatuhkan pidana denda sebesar 2,5 juta rupiah, apabila denda tidak dibayar akan di ganti dengan kurungan 1 bulan.

jalannya persidangan tipiring

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *