Miras berbagai Merk ditemukan Petugas Gabungan

Barang Bukti yang didapatkan dari kediaman KY dan AS

Tak ada rotan akar pun jadi, kalimat tersebut layak diberikan terhadap operasi yang dilakukan petugas gabungan Satpol PP beserta TNI dan POLRI, Jumat, 29 Juni 2018 malam. Tim Gabungan yang terdiri dari Kepolisian resort Banjarbaru, Pom AU, Pom AD, TNI AD, dan Satpol PP Kota Banjarbaru, melaksanakan Operasi kamtrantibmas yang kondusif dengan Sasaran Eks Lokalisasi Jalan kenanga kecamatan Landasan Ulin.

Suasana sepi mencekam saat tim gabungan tiba dilokasi warung atau pun rumah tampak seperti tidak berpenghuni, lampu pencahayaan nampak mati, pintu pun terkunci. Tak nampak wanita tuna susila yang biasa duduk nongkrong didepan warung ataupun rumah tersebut.
Penyisiran dari tiap gang pun dilakukan oleh Tim Gabungan yang dipimpin Langsung Kasatpol PP Kota Banjarbaru Bapak H. Marhain Rahman , S.Sos , M.Ap. dalam penyisiran Petugas memeriksa sebuah ruko milIk KY (55) dan penjual AS (49) yang berada dijalan kenanga, di ruko tersebut petugas mendapati 20 miras berbagai merk yakni TM enam botol, Newport kuning dua botol, Newport biru tiga botol,Bir Bintang empat botol, Anggur Merah empat botol, dan Guinness satu botol.

KY dan AS pun digelandang kekantor Satpol PP Kota Banjarbaru Guna pemeriksaan lebih lanjut, beserta barang bukti yang ditemukan dikediaman KY. Dalam pemeriksaan AS mengakui barang tersebut adalah miliknya yang dijual dengan harga bervariasi yakni kisaran lima puluh ribu rupiah sampai seratus dua puluh ribu rupiah.

Selanjut tim berlanjut warung remang – remang yang berada di Jalan Trikora simpang Lik. Yang ditempat tersebut banyak didapati pelayanan warung yang berpakaian diluar batas wajar dengan berpakaian seksi. Tiap warung diperiksa tim gabungan dari identitas diri, badan, meja, dan kamar.

Para pelayan yang berpakaian seksi pun tak luput dari teguran petugas untuk berpakain yang wajar dan tutup tidak boleh larut malam, pada salah satu warung petugas mendapati sebuah teko yang berisikan miras, namun saat ditanya petugas pelayan tersebut tidak mengetahui karena orang yang membawa minuman tersebut keburu meninggalkan warungnya kedua pelayan warung tersebut pun digelandang ke kantor Satpol PP guna pemeriksaan lebih lanjut dan dilakukan pendataan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *