PSK Batu Besi Terjaring Razia Satpol PP

Penyidik Pegawai Negeri (PPNS) Satpol PP Kota Banjarbaru tengah memeriksa PSK

Rabu,14 Maret 2018, Satuan Polisi Pamong Praja bedasarkan perintah Kasatpol PP Kota Banjarbaru Bapak Haji Marhain Rahman, S.Sos, M.Ap, melalui Bidang Tibum Tranmas dan Bidang PPUD melakukan penyisiaran diEks. Lokalisasi Batubesi, dua wanita yakni LK dan KSR yang diduga PSK diamankan.
Beberapa rumah pun diperiksa namun ada sebuah rumah yang mecurigakan petugas dan dimasuki petugas alhasil nampak seorang wanita yang tengah sembunyi dikamar tidak ada penerangannya. Wanita tersebut mengaku telah bersuami dan suaminya tengah bekerja, saat diminta KTP tidak dapat menunjukannya dan beralasan dibawa suaminya.Tak hanya itu petugas pun memeriksa kamar-kamar dan menemukan Alat kontrasepsi dikamar,
Ditempat berbeda petugas mendapati wanita yang mengaku hanya jadi tukang pijat tengah berlari kesemak-semak untuk bersembunyi, dua wanita tersebut selanjutnya petugas menggiring kemako Satpol PP kota Banjarbaru.
dalam pemeriksaan mengaku telah bersuami dan tidak menjadi PSK lagi namun saat Pria yang mengaku menjadi suaminya datang keMako kedua tidak dapat menunjukan bukti seperti surat nikah ataupun surat yang lain. Dengan kejanggalan tersebut pada hari Kamis 15 Maret keduanya akan dibawa kemeja hijau dipengadilan negeri kota Banjarbaru.

Suasana persidangan Kamis, 15 Maret 2018

hasil putusan sidang tipiring pelanggaran pasal 3 ayat (1) perda nomor 6 tahun 2002 tengang pemberantasan Pelacuran kamis 15 Maret 2018,yakni kedua diberikan sanksi masa percobaan selama tiga bulan jika dalam jangka waktu tersebut masih melakukan tindak pidana maka akan dilakukan hukuman kurungan selama satu bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *