PKL ditegur, Reklame ditertibkan

kegiatan Satpol PP Kota Banjarabru dilapangan

Banjarbaru, beberapa kegiatan yang dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru yakni pensterilan PKL, Pemeriksaan izin usaha Salon, menertibkan reklame, tindak lanjut pelanggaran reklame dan mengamankan peminta sumbangan mengatas namakan anak yatim.
Kamis, 01/02, kawasan tertib PKL yakni jalan Mistar Cokro Kusumo, Jalan Panglima Batur, Jalan Karang Anyar, Jalan Pangeran Suriansyah, dan jalan taman Gembira menjadi pantauan petugas Satpol PP Kota Banjarbaru. pada jalan Karang Anyar sebanyak empat pedagang buah musiman diberikan teguran lisan agar bergeser, karena telah berjualan dibahu jalan, disarankan agar bergeser karena bukan tidak mungkin akan membahayakan pengguna jalan atau pun pedagangnya itu sendiri.
Ditempat yang berbeda kios Juice mangga yang terletak dijalan Panglima Batur, diberikan Surat Pernyataan agar berpindah karena terlalu kedepan menempatkan barang dagangannya, sehingga terlihat tidak enak dipandang seperti tak tertata. Diharapkan para pedagang mematuhi ketentuan yang berlaku dikota Banjarbaru, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Satpol PP menegaskan bahwa kami tidak melarang seseorang ataupun badan untuk berjualan selagi tidak melanggar peraturan Daerah Kota Banjarbaru.
Kemudian petugas Satpol PP kota Banjarbaru menertibkan reklame yang salah dalam pemasangan yakni ditiang fasilitas umum, reklame tersebut pun diamankan dikantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru. Reklame yang diamankan akan ditindak lanjuti dan dikembalikan pada pemiliknya dan diberikan arah terkait pelanggaran pemasangan reklame, kemudian diberikan pernyataan, bagi yang belum berizin diharuskan mengurus izinnya. Diharapkan setiap jenis usaha yang dalam promosinya menggunakan jasa Reklame diharapkan mengurus izin pemasangan terlebih dahulu dan dalam pemasangannya jangan memasang difasilitas umum seperti tiang listrik atau telpon dan pohon. Pasanglah ditempat yangdisediakan sehingga tidak merugi.
PPNS melakukan pemeriksaan izin salon

Dalam perjalanan kekantor Satpol PP Kota Banjarbaru, petugas mengamankan satu remaja yang meminta-minta sumbangan dengan dalih diberikan anak yatim. Dalam pengakuannya remaja tersebut atas kesadarannya sendiri tidak diperintah oleh orang lain dalam sehari dia dapat mengumpulkan uang hasil pemberian belas kasih pengguna jalan sebesar lima ratus ribu rupiah (Rp 500.000,-). petugas memanggil pihak keluarga remaja tersebut dan diperbolehkan pulang dengan catatan tidak mengulanginya lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *