21 Liter Tuak Bersama Pemilik dibawa Satpol PP


Satuan polisi pamong praja kota Banjarbaru hari senin tanggal 8 januari 2018, bidang tibum dan Tranmas , seksi opsdal & tim elang serta dibantu regu standby khusus, menindak lanjuti laporan dari masyarakat dikawasan karang anyar bahwa di salah satu ruko (warung Damon) dijadikan target operasi karena terindikasi berjualan minuman keras jenis tuak. Sebelum melaksanakan kegiatan berdasarkan perintah dari kasi opsdal (M. Rasyid wahyuni S. Sos) & PPNS seksi opsdal(Yanto hidayat SE).
Bahwa sebelum melaksanakan kegiatan dilakukan apel malam untuk sekaligus pemberian arahan pada anggota agar dilapangan bisa berjalan sesuai dengan poksinya . Berangkat dari pukul 21:00 wita petugas langsung menuju tkp(jalan karang anyar), berdasarkan hasil dilapangan petugas menemukan barang bukti berupa 21 plastik dengan isi 1 liter per plastiknya yang diamankan oleh petugas, kemudian petugas langsung mmbawa pemiliknya ke tempat kedua yang tdk jauh dari toko tersebut, disana ditemukan oleh petugas setengah dirijen berwarna biru langsung diamankan dan dibawa ke mako satpol pp berserta miliknya, setelah dikantor pemilik nya RM dimintai keterangan oleh petugas bahwa mereka mengakui berjualan tuak kemudian proses tersebut dilimpahkan kepada PPNS Syamsiar Panani, SE seksi lidik dan sidik untuk selanjutnya sidang ke kepengadilan.
Selasa 09 Januari 2018.Melaksanakan sidang tindak tipiring pasal 2 ayat (1) Perda No.5 Tahun 2006 tentang larangan minuman beralkohol An.RM di Pengadilan Negeri Kota Banjarbaru. Pengadilan Negeri Kota Banjarbaru memutuskan tersangka dengan pidana Denda Rp.300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) jika tidak membayar maka diganti dengan kurungan badan 2 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *