32 ANAK DIAMANKAN, SATU DIANTARANYA MEMBAWA SAJAM

Pemeriksaan puluhan anak yang terjarin pada tengah malam

Pemeriksaan puluhan anak yang terjaring  pada tengah malam

32 ANAK DIAMANKAN, SATU DIANTARANYA MEMBAWA SAJAM
Puluhan anak diangkut Satpol PP Kota Banjarbaru, Sabtu (10/12/2016 ) malam. Rata – rata anak terjaring masih berstatus pelajar berusia diantara belas an hingga 20 tahun. Tak hanya itu, petugas juga menertibkan beberapa anak PUNK dan pengamen yang kedapatan dalam pengaruh minuman oplosan. Masjudin Noor, Kasatpol PP Kota Banjarbaru menuturkan kegiatan Patroli Lingkungan ini berdasar pada Peraturan Daerah Kota Banjarbaru Nomor 6 tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.
“ Sesuai Perda Kota Banjarbaru Nomor 6 Tahun 2014. Target kita sebenarnya membersihkan Anak PUNK dari Kota Banjarbaru. Tapi tidak masalah, patroli akan terus kita galakan secara rutin.” Paparnya.
Diakui Masjudin, Anak buahnya sempat melakukan pengejaran terhadap kelompok anak PUNK dibeberapa titik. Beberapa Fasum, Taman dan tempat biasa jadi tongkrongan mereka sudah kita sasar. Temuan malam itu diantaranya tiga anak perempuan, 27 anak berstatus pelajar sisanya putus sekolah. Satu anak membawa senjata tajam dan langsung kita limpahkan ke Polsek Kota Banjarbaru untuk diproses secara hukum.
Kasi Operasional dan Pengendalian Fitryadi menambahkan puluhan anak yang terjaring semuanya dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama. Beberapa diantaranya dijemput orang tua ke Kantor Satpol PP usai diberikan pembinaan. Dari total keseluruhan, anak – anak yang terjaring berasal dari Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Banjarmasin.
“ Khusus pelajar kita berikan teguran, pembinaan dan surat pernyataan. Anak PUNK dan beberapa yang dalam pengaruh minuman oplosan kita gunduli rambutnya sebagai efek jera.” Ujar Fitry.
Kegaitan Patroli Lingkungan ini sebagai upaya Pemerintah Kota dalam rangka meminimalisir maraknya kehadiran anak PUNK yang dianggap masyarakat sangat menganggu ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Tak hanya itu, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Satuan Polisi Pamong Praja juga berupaya mengawasi kegiatan anak – anak, khususnya pelajar yang masih berkeliaran hingga pukul 10 malam. Masyarakat Kota Banjarbaru juga diimbau agar saling mengawasi kegiatan anak – anak yang dinilai akan berdampak buruk bagi perkembangan baik secara mental dan perilaku. Setidaknya, anak – anak jangan sampai berkeliaran dijalan akibat lalainya pengawasan dari orang tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *