GIAT RUTIN CIPTA KONDISI KEMBALI MENDAPATI SEJUMLAH WARUNG SAKADUP YANG MELAYANI MAKAN DI TEMPAT PADA SIANG HARI

Sepanjang Ramadhan kali ini, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru melalui *Bid.Tibum & Tranmas Seksi Opsdal* kembali mendapati 4 warung makan yang buka pada siang hari.
Para anggota Satpol PP sebelumnya telah menerapkan cara pendekatan & memberikan edaran ke warung-warung makan di wilayah Kota Banjarbaru. Ternyata di luar pemberitahuan/edaran tersebut pada saat kegiatan rutin cipta kondisi di bulan ramadhan beberapa warung sakadup berhasil dijaring. Bahkan ada warung makan yang memasang spanduk pemberitahuan larangan, setelah ditelusuri ternyata masih melayani pembeli.

Sesuai *Perda No 4 Tahun 2005* tentang ketentuan khusus kegiatan usaha rumah makan dan minum / merokok ditempat umum pada bulan ramadhan, dari hasil tangkapan tersebut para pemilik warung sakadup yang kedapatan melayani pembeli dibawah jam operasional & melayani pembeli makan siang ditempat diberi surat panggilan ke MAKO POLPP, untuk kemudian diberikan ketegasan serta surat pernyataan agar tidak mengulangi hal tersebut diatas.

Melihat Pada Perda Ramadhan tersebut, sebenarnya warung makan baru boleh buka pada jam 3 sore untuk melayani pembeli makanan bungkusan dan dilarang memberikan wadah untuk makan di tempat.
_“Kalau buka sejak pagi, kasih tempat untuk makan, apalagi secara diam-diam. Ya, itu sudah tergolong warung sakadup,”_ jelas Kasatpol PP Kota Banjarbaru *H.Marhain Rahman,S.Sos,M.AP* melalui PPNS *Yanto Hidayat,SE.*

_(Selasa, 28 Mei 2019 – Pukul 11.00 Wita)_

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *