RATUSAN PSK KELILINGI WALIKOTA BANJARBARU

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani temui ratusan PSK Pembatuan

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani temui ratusan PSK Pembatuan

RATUSAN PSK KELILINGI WALIKOTA BANJARBARU

BANJARBARU – Langkah Pemerintah Kota Banjarbaru membersihkan praktik prostitusi di Jalan Kenangan, Kecamatan Landasan Ulin semakin mantap. Walikota Nadjmi Adhani langsung bertatap muka dengan ratusan pekerja seks komersil ( PSK ) dalam acara Sosialisasi Kebijakan Penutupan Praktik Prostitusi di Kota Banjarbaru. Senin, (3/10/2016) pagi. Pemerintah Kota Banjarbaru melalui SKPD terkait dan sejumlah elemen masyarakat siap memberikan bimbingan keterampilan dan rohani kepada PSK yang termasuk dalam data sebagai pekerja seks di Pembatuan.

“ Niat pemerintah kota Banjarbaru sesungguhnya baik. Tidak ada maksud untuk membuat para PSK menjadi bingung. Semua mempunyai hak yang sama. Untuk itulah, Pemerintah dalam hal ini menggunakan strategi menutup tanpa menggusur “ katanya di depan ratusan PSK.

Lebih jelas, Nadjmi mengatakan ini kali pertama ia sebagai Walikota Banjarbaru mendatangi Pembatuan secara resmi. Namun, sewaktu menjabat menjadi camat Landasan Ulin sudah delapan kali melakukan kunjungan ke Pembatuan. Semua sudah dipertimbangankan dan dipikirkan secara matang. Keseriusan Pemerintah Kota Banjarbaru mengangani persoalan ini sudah dibuktikan dengan membawa permasalahan ini hingga ke Kementrian Sosial Republik Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.

“ Kita datangi Kementrian Sosial. Alhamdulilah, ada dana santunan kepada PSK sebesar RP. 5.050.000,-“ ujarnya.

Sukur salah satu perwakilan PSK Pembatuan langsung menyampaikan keluh kesah dan harapan para PSK kepada pemerintah saat tanya jawab berlangsung. Kepada Walikota, Ia menyampaikan bahwa para PSK mendukung sikap pemerintah untuk membersihkan praktik prositusi di Pembatuan. Tentunya, dengan rasa keadilan.

“ Kami warga Banjarbaru, berarti sama seperti warga lain , anak walikota juga. Hak kami sama sebagai anak. Walaupun nakal, kami tetap mendukung kebijakan ini “ ucapnya.

Acara Sosialisasi Kebijakan Penutupan Praktik Prositusi di Kota Banjarbaru dihadiri oleh sejumlah unsur Muspida. Tampak hadir ketua DPRD Kota Banjarbaru, Kapolres, Danramil, Ketua MUI Kota Banjarbaru, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan serta Forum RT/RW. Acara berjalan lancar dan komunikatif. Tampak puluhan aparat Satuan Polisi Pamong Praja, Kepolisian, TNI berjaga – jaga saat acara berlangsung. Melalui acara sosialisasi ini diharapkan keinginan Pemerintah Kota untuk membuat Kota Banjarbaru bersih dari praktik prostitusi dan hak para pekerja seks komersil di Jalan Kenanga, Pembatuan dapat terpenuhi tanpa ada permasalah baru. Pemerintah Kota Banjarbaru dalam rangka melakukan penutupan praktik prositusi di Kota Banjarbaru, khususnya di Pembatuan menggunakan strategi menutup tanpa menggusur. Beberapa titik lahan di Jalan Kenanga direncanakan akan dibangun beberapa gedung perkantoran seperti kantor Kecamatan Landasan Ulin, Polsek dan Koramil. Red/adminsatpolpp@2016.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2017: Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru | Awesome Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress